Editor Text Terbaik untuk Programming

Tuesday, July 14, 2015 Add Comment
opoSIP – Bahasa Pemrograman merupakan bahasa tingkat tinggi yang tidak semua orang bisa memahaminya. Bahkan Bahasa Pemrograman saya rasa merupakan bahasa baru yang datang di masa modern dimana belum ada satu orangpun yang benar-benar mampu menguasainya secara overl all. Pasalnya, bahasa pemrograman saat ini sangatlah banyak mulai dari Java, C++, C#, Ruby, Perl, Python, PHP, HTML, CSS, Javacript,Visual Basic, Pascal dll. Untuk menguasain satu bahasa saya kita belum tentu mampu, apalagi dengan semua bahasa di atas, bisa dibayangkan betapa susahnya. Apalagi dilihat dari syntax-sytax masing-masing bahasa pemrograman yang memiliki syntax yang berbeda-beda dengan tingkat kesulitan yang berbeda pula.

Bahasa Pemrograman digunakan untuk menulis bait-bait kode yang menyusun agar sebuah aplikasi berjalan sesuai platform yang ditargetkan. Misalnya saja untuk membuat aplikasi Desktop untuk desktop, minimal anda harus bisa menguasai Java, Visual Basic, C++, C# atau Pascal terlebih dahulu, dan untuk Website mungkin HTML, Ruby, PHP, CSS dan Javascript. Tentu saja mereka mempunyai tingkat kesulitan yang diatas rata-rata jika dalam orang berbahasa. Maka dibutuhkanlah sebuah editor teks yang mampu membantu para programmer tersebut dalam mengolah hasil codingannya.

Buat Apa Pakai Editor Text yang Baik?

Editor Text Terbaik


Perlu anda ketahui, editor teks sangat membantu jika anda seorang yang berkecimpung di dunia coding, pasalnya coding memliki kerumitan yang bisa membuat anda pusing.  Untuk itulah editor teks datang menjadi solusi bagi anda yang sudah pusing coding agar tidak terlalu pusing. Editor teks berfungsi memberikan pewarnaan bagi sebagian teks coding agar bisa lebih terlihat, daripada notepad biasa (bawaan windows) yang hanya menampilkan warna putih saja.
Untuk itu, kali ini saya akan berbagi kepada anda beberapa Editor Teks terbaik yang bisa anda gunakan untuk membantu keseharian anda coding.

1. Sublime Text

Sublime Text (Sublime Text 2 dan 3) mampu memberikan kesan yang sangat nyaman, pasalnya aplikasi ini sangat ringan untuk sebuah aplikasi yang menggunakan IDE (Rekomendasi syntax yang muncul). Dan juga Sublime Text support dengan banyak sekali Bahasa Pemrograman.

Dengan size-nya yang hanya beberapa Mb, saya rasa aplikasi ini patut menjadi primadona bagi anda.

2. Netbeans

Hampir sama dengan Sublime Text, namun saja Netbeans lebih berat dan size-nya juaga lebih besar daripada si Sublime Text. Tapi, Netbeans memberikan fitur yang lebih bagus juga, dimana dia bisa langsung meng-compile dan menjalankan aplikasi java.

3.Atom

Atom memiliki tampilan yang sangat keren menurut saya sendiri, meskipun agak berat tapi saya sangat nyaman menggunakannya karen design interface nya yang menawan.

4. Bracket

Ini sama seperti Atom, namun lebih berat karena menggunakan IDE

5. PHPStorm

Menurut informasi yang saya dapatkan di internet, editor ini menjadi Primadona bagi kalangan PHP Coders.

6. Notepad++

Kalau yang ini saya rasa kalian sudah pada mengenalnya, Notepad++ memiliki tampilan yang sederhana, tapi ringan. Cocok bagi anda yang menggunakan PC/Laptop dengan Low Quality.

7. Visual Studio

Ini merupakan Produk dari sang raja Software Microsoft. Dimana support dengan berbagai bahasa, khusunya bahasa Basic. Dan untuk tampilan juga sangat keren, apalagi yang versi 2012 atau 2013.

8. Dll.

Ada banyak sekali editor teks diluar sana yang mungkin masih dikembangkan atau bahkan belum terkenal, tapi Cuma editor diatas yang bisa saya kenalkan kepada anda. Apabila ada kesalahan saya mohon maaf, dan apabila ada yang mau menambahkan saya sangat berterima kasih. Silahkan tinggalkan pesan anda di komentar dan saya akan menjawabnya.

Catatan

Mau sehebat apa editor text yang kita pakai, tapi kalau memang kita tidak memiliki basic di dunia programming ya sama saja NIHIL.

Cara Melihat Port Aktif Software/Aplikasi

Monday, July 06, 2015 Add Comment
opoSIP – Software merupakan piranti yang membantu kita dalam mengerjakan pekerjaan kita yang berada di PC/Laptop. Dengan adanya software kita sangat terbantu sekali dalam berbagai hal, misalnya saja untuk mengolah kata ada Microsoft Word, untuk mengolah Angka ada Microsoft Excel, untuk mengolah Data ada Microsoft Access, untuk mengedit foto ada Photoshop, dll.
Software di zaman sekarang menjadi sangat produktif dan bisa membuat kita menjadi ketertagihan dengan fitur-fitur yang ditanamkannya. Tapi !! seiring produktifnya software itu sendiri sekarang banyak sekali software yang mengharuskan kita untuk tersambung dengan internet atau bahkan menyambungkan kita dengan internet itu sendiri. Misalnya, software Injek Operator, software VPN, dll. Tapi terkadang kita menemukan masalahn yang sama saat menggunakan software-software tersebut yakni kita tidak tahu Port aktif yang sedang di gunakan oleh software-software tadi. Terus bagaimana caranya? Apa kita harus buka google dan mencari tahu port software tersebut dengan menuliskan “Port software {nama software}” dan kita tidak menemukannya. Kemudian kita berkunjung ke blog OPOSIP dan membuka ”Trik Jitu MendapatkanHasil Pencarian Tepat di Google Part 1” dan ”Trik Jitu Mendapatkan HasilPencarian Tepat di Google Part 2” ? dan kita sudah mempraktekkannya tapi masih tidak menemukannya? 

TENANG,  kini saya ada solusi untuk anda bagi yang ingin tahu port aktif yang digunakan software tanpa harus searching. Cukup anda menggunakan Command Prompt (CMD) bawaan Windows anda saja tanpa software tambahan.

Oke, untuk caranya anda menyimaknya dibawah ini. Dan jangan sampai anda kelewatan satupun!! Itu bisa saja membuat anda kurang memahami tutorial kali ini.
  1. Buka Command Prompt Windows.
    Pertama anda harus membuka Command Prompt anda terlebih dahulu, anda bisa membukanya lewat pencarian di windows dengan mengetikkan ”CMD” atau dengan kombinasi  tombol keyboard WINDOWS+R dan mengetikkan “CMD” dan enter
    Membuka CMD Windows
    Note: penulisan “CMD” jangan menggunakan tanda petik (“”). 
  2. Buka software yang ingin dilihat Port-nya, dan Jalankan (Running).
    Sebagai contoh disini saya menggunakan software Injek Asnapi 2, dan saya klik START/Connect untuk memulai menjalankan port-nya.
  3. Ketik “Tasklist” di jendela CMD.
    Ini Berguna untuk melihat aplikasi apa saja yang berjalan di Windows saat ini.
  4. Lalu cari nama software anda, dan catat PID-nya
    PID Software terletak sejajar dengan nama software.
    PID yang saya kasih warna hijau.  
    Tasklist untuk melihat list software aktif
    PID Software saya yaitu Asnapi 2 adalah 2688.
  5. Ketik “Netstat –a –o” lewat CMD anda.
    Ini berguna untuk melihat port aktif yang ada di Windows anda.
    Yang muncul akan banyak sekali pilihan, tapi ingat!! Disini kita hanya mencari port dari software yang sudah kita target dan mencocokkan PID-nya. 
    Pencocokkan PID Software
  6. Lalu pada kolom PID, cari yang PID nya sama dengan software yang anda jalankan tadi.
    Disini, karena PID saya tadi 2688 maka sekarang saya sudah menemukan port-nya.
    Port-nya adalah 8080 (yang warna biru) dengan proxy 127.0.0.1.

Sekian trik yang dapat saya bagi kepada anda, jangan lupa untuk mengikuti blog ini untuk mendapat Trik dan Tips yang lainnya. Apabila ada kesalahan saya mohon maaf, dan apabila ada yang mau menambahkan saya sangat berterima kasih. Silahkan tinggalkan pesan anda di komentar dan saya akan menjawabnya.

Penutup


Software yang dapat dilihat port-nya hanyalah software yang memang ketika dijalankan dia membuka port pada TCP/UDP. Bukan asal software, misal software Calculator.

Untuk Tutorial berbentuk video, silahkan sima video dibawah ini.




TAGS : #WindowsProblem #Tutorial #Trik dan Tips #CMD #Command Prompt

SEMOGA BERMANFAAT.

Mendapat Pencarian Tepat Dengan Google Dork

Sunday, July 05, 2015 2 Comments
OPOSIP- Sebelumnya saya sudah membahas tentang bagaimana membuat agar hasil pencarian kita tepat 100% di Google pada Cara Mendapat Hasil Pencarian Tepat di Google | PART 1 yang memanfaatkan "Google Penelusuran Lanjutan" sebagai alat yang membantu. Nah sekarang kita langsung menuju ke Part 2.
Part 2 kali ini saya tidak menggunakan tool dari Google lagi, tapi saya memanfaatkan logika tersembunyi yang dimiliki oleh Google di raja mesin pencari. Sebelum saya memulai topik, alangkah baiknya jika anda mengenal logika apa yang akan saya pakai kali ini. Maka dari itu saya akan mengenalkan kepada anda terlebih dahulu.

Memanfaatkan Google Dork

Google Dork
Namanya adalah Google Dork. Ada yang pernah mendengar istilah itu sebelumnya apa baru mendengarkan kali ini? Yap, Google Dork memang hanya dimiliki oleh mesin pencari Google saja (kemungkinan). Soalnya sampai saat ini saya belum melihat (sebut saja) BING.com yang memperkenalkan fitur serupa untuk mesin pencarinya. Hal ini memanglah bukan fitur umum yang diharuskan untuk ditanamkan dan diperkenalkan kepada publik pengguna mesin pencari sendiri. Pasalnya, penggunaan fitur ini harus benar dilakukan oleh ahli (bukan untuk pemula) dalam bidang dan hal cari-mencari info di internet. Ini melibatkan banyak sekali kode kode yang akan menekankan anda untuk menghafalnya daripada langsung menggunakannya untuk hal yang pasti.

Bagaimana Cara Kerja Google Dork

Google Dork bekerja sangat efisien ketimbang mesin penelusur bawaan Google. Tapi tentu saja penulisan teksnya juga terlalu banyak untuk anda ketikan satu-persatu. Misalnya saja, saya ingin mencari halaman dengan teks “makanan” maka saya bisa saja menuliskan “makanan” saja di mesin Google untuk mendapatkan hasil yang saya inginkan, tapi biasanya masalah datangnya dari sini. Yang muncul bukanlah “makanan” tapi malah “masakan” lalu bagaimana cara mengatasinya? Tenang, kan saya ada Google Dork. Tinggal saya tulis daja di kotak mesin pencari dengan intext:”makanan”. Dan lihat yang terjadi, maka yang muncul di kotak pencarian anda dipastikan dengan semua teks yang bertuliskan “makanan”.
Sampai disini saya rasa anda masih bingung dengan yang satu ini, iya kan? Jujur saja. Oke saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai kode-kode Google Dork yang saya ketahui untuk anda. Silahkan disimak baik-baik.

Cara Menggunakan Google Dork

  1. Intext:”Kata Yang Dicari”
    Intext bisa anda gunakan untuk mencari teks apa yang akan anda cari pada sebuah halaman web. Misalnya saja tadi intext:”makanan” maka yang pasti dan pertama dicari dan dimunculkan oleh mesin Google adalah website dengan kata dihalamannya “makanan”.
  2. Intitle:”Judul Yang Dicari”
    Intitle digunakan untuk anda yang mencari judul dari halaman website. Misalkan saja kita mau login ke facebook.com, maka disitu (jika anda menggunakan bahasa Indonesia) maka akan ada tulisan “Selamat Datang di Facebook” pada tab browser anda. Nah itu dinamakan title page website. Intitle fungsinya untuk itu! Yaitu mencari title halaman website.
  3. Date:”Tanggal Yang Anda Inginkan”
    Date bisa anda gunakan untuk mencari minimal tanggal berapa yang akan tampil di halaman muka pencarian Google anda. Misalkan saja saya menuliskan date:”2015” maka yang akan muncul di halaman pencarian saya adalah semua postingan yang dibuat pada tahun 2015
  4. Ext:”Mencari Ektensi File”
    Ext bisa anda gunakan untuk mencari dokumen tertentu yang bisa langsung anda download. Misalnya saja Ext:”pdf” maka Google akan menampilkan postingan yang isinya langsung menuju link download file itu tanpa anda harus ribet mencari link download.
  5. Site:”Nama Situs”
    Site bisa menampilkan postingan hanya dari situs yang telah anda tentukan sendiri. Misalnya, intext:”chrome” site:”4shared.com” maka mesin Google akan menampilkan semua data untuk kata “chrome” di situs “4shared.com”


Kesimpulan


Jika anda ingin menggunakan Google Dork alangkah baiknya jika anda benar-benar menguasainya, pasalnya jika anda menggunakan Dork yang tidak lazim, bisa saja Google memblock IP anda karena di curigai melakukan yang tidak benar dan sesuai TOS Google.

Mendapat Pencarian Tepat di Google Penelusuran Lanjutan

Saturday, July 04, 2015 2 Comments
OPOSIP - Bagi anda khususnya kalangan orang yang suka berinternetan ria, berselancar di dunia maya, mencari sesuatu yang anda diinginkan sekarang memanglah sangat mudah sekali. Pasalnya, sekarang mesin pencari ada banyak sekali, sebut saja Google yang menjadi primadona dari mesin pencari di dunia maya, diikuti dengan Bing yang sekarang mulai menyusul Google dalam mengembangkan mesin pencarinya dan tidak luput pula Ask yang telah menempel di berbagai browser dengan plugin-pluginnya.

Namun, anda perlu tahu bahwa raksasa mesin pencari saat ini (www.google.com) belum sepenuhnya sempurna. Meskipun kini jika dibandingkan dengan pesaing-pesaing terdekatnya, Google mampu menduduki peringkat teratas dengan system yang telah ia bangun selama berpuluh-puluh tahun. Namun apa daya, manusia saja yang ciptaan Allah (Tuhan) tidaklah makhluk sempurna apalagi Google, yang basic-nya ciptaan manusia saja.

Pada tutorial kali ini, saya akan berbagi kepada anda bagaimana agar anda bisa mendapatkan hasil pencarian 100% yang anda inginkan dari raksasa mesin pencari terbesar di dunia ini (www.google.com). Cara ini sudah saya uji selama bertahun-tahun (ceilah sok-sok an). dan sering memberikan hasil yang memuaskan sekali, Jarang sekali saya tidak mendapatkan hasil yang saya inginkan/target-kan, pasalnya karena saya menggunakan/memaksimalkan fitur-fitur baik itu fitur tersembunyi atau tidak yang telah di sediakan oleh Google.

Karena Tutorial yang akan saya publish ini sangat banyak sekali (karena beserta penjelasan) maka saya akan publish dengan 3 Part. Semoga anda memaklumi ini.

Manfaatkan Google Penelusuran Lanjutan

Google menanamkan fitur yang sangat berguna untuk penggunanya dalam hal penelusuran. Namanya adalah "Google Penelusuran Lanjutan" atau dalam bahasa Ingrris "Google Advance Search". Saya sendiri khususnya sangat senang dengan fitur ini, karena bisa membantu saya dalam mencari file/website/forum/dll yang sedang memang menjadi target pencarian saya.
Untuk mendapatkannya, anda harus membuka halaman "Google Penelusuran Lanjutan" melalui Google dan anda tulis saja di kotak pencariannya dengan teks "Penelusuran Lanjutan" kemudian Enter. Maka disitu Google akan menampilkan Link dari Google Penelusuran Lanjutan. Atau anda bisa langsung membukannya melalui link ini https://www.google.co.id/advanced_search .

Sekarang, lihatlah screenshot dari Google Penelusuran Lanjutan di bawah ini, mungkin anda akan bisa langsung menggunakannya, karena disitu sudah ada penjelasan dari aksi yang akan anda pilih yang berada tepat di sebelah kanan teks field.

Mendapat Hasil Pencarian Tepat di Google
dengan Google Penelusuran Lanjutan


Lalu, apa saja keuntungan yang dapat anda peroleh dari Google Penelusuran Lanjutan ini? Nah, santai saja. Bagi anda yang mau mencoba fitur ini tapi takut dikarenakan masih awam, kami siap memberikan beberapa keuntungan yang saya rasakan setelah menggunakan fitur Google yang satu ini.

1. Memberikan Pengecualian untuk Beberapa Kata

Pada teks fileld nomor 4 dalam urutan, ada tulisan dimana "tak satu pun dari kata-kata berikut:". Disini Google ingin memberikan pengalaman yang eklusif untuk penggunanya, dimana kita bisa membatasi tampilan dari halaman web untuk tidak menampilkan salah satu dari kata yang kita tidak ingin tampilkan. Misalnya :
Anto ingin mencari di Google "Rahasia masakan enak", tapi yang muncul di mesin Google adalah "Rahasia makanan tidak enak", solusi tepat yang bisa di manfaatkan Anto dengan mesin Google Penelusuran Lanjutan adalah dengan menuliskan pengecualian untuk kata "tidak enak", sehingga Google hanya menampilkan kata yang selain kata "tidak enak" saja. misal lezat.

2. Menyaring Bahasa yang di Tampilkan

Ini dia fitur yang tidak semua mesin pencari miliki dan hanya Google yang punya, dimana Google dapat mendeteksi dengan sendiri tentang bahasa di laman web yang akan kita kunjungi. Dengan fitur ini saya rasa mesin pencarian Google sangat terlihat professional karena fitur pencariannya tidak hanya memacu pada kata semata tetapi pada bahasa yang digunakan.

Fitur ini hampir mirip dengan No.3 tapi juga memiliki perbedaan antara lain.

a. Dengan ini, artikel yang ditampilkan semua kawasan.
b. Cuma menampilkan post artikel dari bahasa itu saja.

3. Menemukan Artikel di Sebuah Kawasan Tertentu

Perlu anda ketahui, bahwa tidak semua artikel di publish oleh publisher (penulis) untuk publik. Ada beberapa di antara artikel itu yang di publish untuk daerah tertentu saja. Misal document negara atau surat penting.

Oleh karena itu,  Google menerapkan fitur tertera ke mesin pencariannya. Untuk fitur sendiri bisa saya bilang ini hampir sama dengan menyaring bahasa, akan tetapi yang membedakan adalah :

a. Dengan ini, artikel yang ditampilkan semua bahasa.
b. Cuma menampilkan post artikel dari kawasan itu saja.

4.  Membatasi Tanggal Artikel

Anda bisa membatasi untuk artikel yang ditampilkan minimal pada tanggal tertentu, seperti Seminggu yang lalu, Sebulan yang lalu. Setahun yang lalu, dll.
Untuk menggunakannya anda hanya harus mengedit di bagian terakhir diperbarui:

5. Mencari Jenis File

Bagi kalangan pebisnis,anak kuliahan (mahasiswa), siswa biasa (mahasiswi), mencari file .ppt, .pdf, .doc memanglah sangat penting, kenapa? karena file-file tersebut selain bisa digunakan untuk presentasi hasil karya, tetapi juga bisa digunakan untuk referensi juga, oleh karena itu Google menerapkan fitur filter dengan extensi ini di alat canggihnya.
Anda bisa mengeditnya di jenis file:


Mungkin hanya itu yang bisa jelaskan kepada anda sampai saat ini, apabila ada kekurangan saya minta maaf. Jika anda punya tambahan mohon ditambahkan.

Kesimpulan

Secanggih apapun anda memfilter postingan, tapi kalau memang data yang dimiliki Google belum ada untuk data yang anda cari, maka anda harus sabar karena hasil pencarian anda pasti tidak akan ditemukan.

TAGS #blogger #SEO #Keyword #Search

SEMOGA BERMANFAAT